Bila kita lihat di tv dari pagi sampai sore, hampir semua stasiun TV mengadakan perlombaan menyanyi, ataupun acara mempertunjukan bakat orang(reality show). Sebut saja RCTI dengan Indonesia Idol, TPI dengan KDI dan API nya, kemudian Indosiar dengan Selebrity Show, ataupun Stardut dan tak lupa TransTv dengan Gong Show. Semua orng berlomba-lomba untuk lolos penyeleksian demi  masa depan dan mimpi mereka, yaitu menjadi ORANG TERKENAL. Acara reality show inipun di kemas sedemikian rupa agar menarik dan meriah serta memberikan hiburan untuk pemirsa, walaupun penyanyi ataupun mengisi acara adalah orang umum yang lolos seleksi tahap-tahap sebelumnya.

Pada dasarnya, semua stasiun TV hanya melihat kecendrungan yang ada di masyarakat pada umumnya. Mereka memperkirakan tema apa yang dapat di jadikan acara yang akan mendapatkan rating tinggi. Beberapa tahun yang lalu, kecenderungan (trend ) yang ada di masyarakat  berupa tayangan sinetron yang menceritakan kekayaan, kemunafikan, pengkhianatan, perselingkuhan dan penganiayaan terhadap perempuan yang dilakukan suaminya, keluarga suaminya, ataupun saudara tiri.

Begitu kentalnya tema tersebut, sehingga sutradaranya pun tidak tau mau dibawa kemana sinotron arahannya. Mereka tidak perduli sampai berapa episode sinetron itu berlangsung, yang terpenting mendapatkan rating yang tinggi dari masyarakat. Walaupun tentunya perlu dipertanyakan masyarakat mana yang memberikan rating tinggi untuk sinetron tersebut.

Well, guys, begitulah…. hehehehee..

Tahun-tahun ini trend dalam masyarakat berubah. Dari hanya sebagai penonton yg hanya melihat aksi para artist sinetron dan penyanyi, masyarakat ikut berpartisipasi dalam acara. Mereka mempertunjukan kebolehan dan bakat yang di miliki, dan berharap dapat terkenal se antero Indonesia, syukur-syukur sampai ke luar negeri.

Mimpi… adalah kekuatan yang ada di dalam manusia. Yang tidak dapat di lihat namun mempunyai kekuatan yang besar. MIMPI dapat mengalahkan rasa capek, rasa frustasi, dapat membuat orang menjadi kreatif, berani bertindak, berani mengambil resiko dan menggapai apapun. Tanpa Mimpi, orang takkan merasa hidup, atau merasakan kehampaan di hidupnya.

Berpijak dari situlah muncul banyak acara-acara reality show yang bertemakan jual mimpi. Atau, dalam bahasa halusnya, stasiun-stasiun TV memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengejar mimpinya.